saintdominicf@gmail.com

(022)-6640242

WhatsApp: 0822 1166 7285

14 October 2024

Pengalaman Bermakna Bersama Para Suster dari Filipina

INDONESIA, Pena Katolik – Selasa 13 Agustus 2024| Tanggal 11 Juni 2024 menjadi hari yang istimewa bagi Yayasan Santo Dominikus Cabang Cimahi karena mendapat kunjungan kehormatan  Suster-Suster Dominikan dari Manila, Filipina. Sebagai tuan rumah maka kami mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kedatangan mereka.

Pada saat penyambutan kedatangan (welcoming ceremony) para Suster, peserta didik dari SD Santa Maria, SD Santo Yusup, dan SMP Santo Mikael berdiri berbaris sebagai pagar betis. Selain itu, di pintu depan utama telah siap peserta didik SMP Santo Mikael untuk bermain kolintang. Setelah penyambutan selesai para guru, karyawan, dan peserta didik menyanyikan lagu Laudare bersama-sama.


Acara dipandu oleh siswa/siswi dari SD dan SMP. Para suster memperkenalkan diri dan tujuan kedatangan mereka ke Indonesia. Setelah acara penyambutan, para Suster diajak berkeliling untuk melihat-lihat stand hasil kreasi guru dan siswa.

Serta mengunjungi beberapa gedung yang ada di Yayasan Santo Dominikus Cimahi. Saat mengunjungi unit SMP, para suster disambut dengan tarian tor-tor oleh peserta didik SMP. Dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia saat menyambut tamu kehormatan

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar sekolah-sekolah Katolik Dominikan, serta bertukar pengalaman dalam bidang pendidikan dan pengembangan karakter siswa. Suster yang hadir dalam kegiatan ini adalah Suster Rosalea Busilac, OP., Suster Rhea Castillo, OP., dan Suster Daisy, OP. Mereka juga mendapat cendera mata yang diberikan dari unit TK, SD, dan SMP.

Keesokan harinya diadakan kegiatan Study English dengan tema Embracing Diversity, Sharing Faith. Sesi pertama Education Management yang dibawakan oleh Suster Rosalea Busilac, OP.

Beliau juga menyampaikan pengertian dari Dominikan dan hal-hal penting lainnya untuk meningkatkan mutu sekolah di Yayasan Santo Dominikus Cabang Cimahi.

Dalam pemaparannya, beliau mengatakan bahwa sekolah-sekolah Dominikan harus memiliki nilai atau value yang berbeda dari sekolah-sekolah lainnya. Ada 7 Dimension of Values yang disampaikan di sesi ini.

Suster Dominikan dari Filipina (2024)

Intellectual  Dimension (manusia dikaruniai pikiran, kemampuan untuk mecari kebenaran), Physical Dimension (kesehatan dan harmoni dengan alam), Moral Dimension (kebenaran dan toleransi), Spiritual Dimension (mengembangkan spiritual global yang pada dasarnya menghubungkannya dengan Tuhan dan seluruh komunitas Bumi), Sosial Dimension (hidup dalam komunitas), Economic Dimension (pembangunan berkelanjutan dan manusia), Political Dimension (memupuk rasa nasionalisme dan globalisme). Beliau berpesan agar nilai-nilai ini dihidupkan dalam perkembangan zaman saat ini.

Lalu sesi kedua Values of Dominican Education oleh Suster Rhea Castillo, OP. Dalam sesi ini Suster Rhea mengatakan bahwa Sekolah Dominikan memiliki 4 Pillars & Attributes.

Yang pertama adalah PRAYER (Doa adalah bagian penting dari pendidikan di sekolah Katolik Dominikan), STUDY (pencari kebenaran), COMMUNITY (kolaborasi dengan orang lain memperkaya visi, memberi energi pada misi, dan memperkuat setiap siswa), PREACHING (khotbah adalah inti kehidupan Dominikan).

Dokumentasi kegiatan (2024)

Pada kesempatan ini beberapa guru mengajukan beberapa pertanyaan seputar kehidupan peserta didik di zaman sekarang ini.

“Bagaimana cara untuk mengatasi penggunaan HP yang berlebihan pada anak-anak dan penggunaan internet yang sudah sangat bebas mengakses situs apapun?” tanya Pak Jefri pada  Suster Rhea.

Suster mengatakan bahwa penggunaan HP pada anak-anak tetap harus diawasi oleh orangtua dan memberikan kepercayaan pada anak bahwa mereka dapat membadingkan hal baik dan hal buruk serta dampak yang diterima jika melakukan suatu kesalahan.

Selain itu, Suster Daisy, OP. memberikan masukan jika sekolah ingin membuat peraturan, ada baiknya dikomunikasikan terlebih dahulu dengan orangtua dan peserta didik untuk membuat kesepakatan bersama.

Kami mengikuti kegiatan study dengan sukacita dan gembira. Kami menyerap ilmu yang disampaikan oleh para Suster untuk bisa kami terapkan di unit kami masing – masing. Suasana persaudaraan selama kegiatan belajar bersama membuat kami tidak sadar bahwa waktu juga lah yang membatasi pertemuan kami.

Dokumentasi Kegiatan, (2024).

Berbagi pengalaman tentang nilai – nilai keteladanan Santo Dominikus yang berbeda dalam implementasinya  semakin memperkaya kami untuk terus menghidupinya dalam tugas karya pelayanan di bidang pendidikan khususnya untuk peserta didik.

Pertemuan ini memberikan kami pengalaman yang bermakna.

Dengan adanya kunjungan suster dari Filipina, diharapkan dapat menambah semangat guru-guru di Yayasan Santo Dominikus Cabang Cimahi dalam pelayanannya di setiap unit untuk memberikan yang terbaik kepada para peserta didik. Para guru merasakan sukacita dan kagum atas kehadiran dan ilmu-ilmu yang dibagikan selama kegiatan berlangsung. (Hanna Yuniar Megawati- Guru Bahasa Indonesia).

Artikel & Kegiatan Terbaru

Kegiatan

14/09/2026

D'KINOV DIVINE : Berakar dalam Sabda, Bertumbuh dalam Iman, Berbuah dalam Kasih

Love Bible – Bulan Kitab Suci Nasional 2026

SD Santo Yusup kembali menghadirkan kegiatan pembinaan karakter dan spiritualitas bagi para murid melalui kegiatan Love Bible dengan tema D’KINOV DIVINE dalam rangka menyemarakkan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen sekolah dalam mendampingi para murid agar tidak hanya berkembang secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik, iman yang kuat, serta mampu menghidupi nilai-nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Belajar Mencintai dan Menghidupi Sabda Tuhan

Love Bible dirancang sebagai kegiatan yang mengajak anak-anak untuk semakin dekat dengan Kitab Suci melalui suasana yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan dunia anak. Kehadiran para Frater memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini. Para Frater mendampingi murid melalui berbagai aktivitas yang membantu mereka mengenal, memahami, dan merefleksikan pesan Sabda Tuhan.

Anak-anak tidak hanya diajak untuk membaca Kitab Suci, tetapi juga belajar menemukan makna Sabda Tuhan dan menghubungkannya dengan pengalaman kehidupan mereka di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat.

Nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan ini antara lain kasih, kepedulian, persaudaraan, kejujuran, tanggung jawab, pengampunan, dan semangat melayani. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan Love Bible, tetapi dapat diwujudkan dalam perilaku nyata setiap hari. Kasih  dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana: menghargai teman, membantu orang lain, berkata jujur, berani meminta maaf dan mengampuni, serta menjaga lingkungan di sekitar mereka.

Kehadiran para Frater menjadi bagian penting dalam proses pendampingan spiritualitas murid. Interaksi antara Frater dan murid  memberikan pengalaman bahwa kehidupan menggereja dapat hadir secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk bertanya, berbagi pengalaman, berefleksi, dan belajar bersama.

Bulan Kitab Suci Nasional menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi seluruh warga sekolah untuk kembali menempatkan Sabda Tuhan sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan.

Melalui Love Bible, anak-anak diajak untuk menjadikan Kitab Suci sebagai bagian dari perjalanan hidup mereka. Sabda Tuhan diharapkan dapat menjadi pedoman ketika mereka mengambil keputusan, menghadapi tantangan, membangun persahabatan, dan berinteraksi dengan orang lain.

D’KINOV DIVINE bukan sekadar nama sebuah kegiatan. Tema ini menjadi sebuah ajakan bagi murid untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang memancarkan kebaikan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak diharapkan mampu membawa semangat Love Bible ke dalam kehidupan nyata: mengasihi, mengampuni, berbagi, melayani, peduli, dan menjadi pembawa damai di mana pun mereka berada.

Artikel

03/09/2026

D’ KINOV TUMPENG CULINARY FESTIVAL : Merayakan Perjalanan 79 Tahun SD Santo Yusup dan 75 Tahun SMP Santo Mikael

1 September 2026.

Usia 79 dan 75 tahun bukanlah sekadar deretan angka, melainkan wujud penyertaan Tuhan dan bukti dedikasi tanpa henti dalam mendidik generasi penerus bangsa. Memasuki usia yang penuh berkah ini, SD Santo Yusup merayakan Hari Ulang Tahun ke-79 dengan penuh rasa syukur, kebersamaan, dan semangat inovasi.

Rangkaian perayaan diawali dengan Perayaan Ekaristi Bersama, merayakan HUT ke-79 SD Santo Yusup sekaligus HUT ke-75 SMP Santo Mikael. Misa syukur ini menjadi momen refleksi spiritual yang mendalam bagi seluruh keluarga besar kedua sekolah, para siswa, guru, karyawan, para guru purna tugas, komite sekolah dan  yayasan. Melalui meja altar yang sama, kita menyatukan doa untuk memohon berkat keberlanjutan, persaudaraan yang semakin erat, dan semangat melayani di dunia pendidikan.

Kemeriahan SD Santo Yusup berlanjut melalui ajang kreativitas dan kebersamaan keluarga, yaitu D’KINOV Tumpeng Culinary Festival (Festival Kuliner Tumpeng SD Santo Yusup). Mengangkat filosofi tumpeng sebagai lambang rasa syukur dan penghormatan kepada Sang Pencipta, festival ini mengemas tradisi nusantara dalam balutan kreativitas modern yang segar. Festival tumpeng ini melambangkan sinergi dan kolaborasi antara orang tua – guru dan menanamkan rasa cinta kearifan local kepada anak – anak melalui pengalaman langsung dengan menikmati tumpeng yang bervariasi rasa  dan bentuk,  disajikan secara estetik tanpa mengurangi makna tumpeng itu sendiri.

Apresiasi dan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya kepada para  seluruh  orang tua murid sebagai mitra sekolah, para purna tugas yang mengawali jejak langkah pendidikan SD Santo Yusup, komite sekolah dan para Suster yang telah mendukung terlaksananya acara ini. Semoga perayaan ini semakin mempererat tali persaudaraan di lingkungan SD Santo Yusup serta memicu semangat kami untuk terus membimbing para siswa menjadi pribadi yang utuh, cerdas, cinta Kebenaran.

 

Selamat Hari Ulang Tahun ke-79 SD Santo Yusup dan HUT ke-75 SMP Santo Mikael. Berkat Tuhan senantiasa menyertai langkah kita bersama.

Artikel

28/08/2026

Karnaval Budaya : Aku Bangga memakai Pakaian Daerah Indonesia

MERDEKAA!! Sorak-sorai gembira memenuhi gedung TK Santa Theresia, suasana pagi yang hangat ikut mendukung keceriaan yang terpancar dari wajah para murid Taman Kanak-kanak Santa Theresia. Kamis, 27 Agustus 2026 menjadi hari yang bermakna dalam memperingati hari Kemedekaan RI ke 81 bagi para murid.

Semarak kemerdekaan dirayakan dengan kegiatan karnaval memakai baju adat/daerah. Puluhan murid bersolek memakai pakaian adat dari Sabang sampai Merauke dan berjalan berkeliling lingkungan sekolah di Yayasan Santo Dominikus Cimahi sebagai bentuk partisipasi memeriahkan HUT RI ke 81 yang diselenggarakan oleh sekolah. Selain anak-anak, para guru dan orang tua terlihat sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan tersebut. Para civitas Yayasan Santo Dominikus Cimahi turut hanyut dalam atmosfer keceriaan hari ini. Terlihat para karyawan Yayasan Santo Dominikus Cimahi turut membantu parade, selain itu para murid, tendik dan pendidik dari SD Santo Yusup dan SD Santa Maria turut serta memeriahkan acara tersebut dengan berbaris memberikan semangat dan senyuman untuk para peserta karnaval. Tidak hanya berjalan mengelilingi sekolah, totalitas dan kreasi anak-anak di apresiasi dengan pemberian penghargaan berupa piala untuk kostum terbaik dan bingkisan menarik bagi semua anak yang di sponsori oleh ENZIM.

Acara ini diselenggarakan sebagai upaya memperkenalkan budaya dan melatih proses perkembangan anak. Sesuai dengan Sr. Michaela sampaikan “Tujuan acara karnaval untuk melatih anak melestarikan beragam budaya, melatih kepercayaan diri dan rasa bangga akan pakaian daerah Indonesia”. Hal tersebut didukung dengan kesan yang diungkapkan oleh Bu Shelly selaku karyawan Yayasan Santo Dominikus, “Anak dapat lebih mengenal pakaian adat dan kebudayaan di Indonesia. Belajar percaya diri dan berani tampil didepan kaka-kaka SD,” selanjutnya “Sebaiknya anak memiliki waktu lebih banyak untuk lebih diperkenalkan kembali baju adat sesuai dengan daerahnya” ucap Bu Shelly. Ungkapan bahagia pun disampaikan oleh orang tua murid yakni Bu Rini selaku orang tua dari Gabe kelas A2 bahwa acara ini sukses membuat dirinya dan anaknya merasa bahagia, menambah rasa percaya diri bagi Gabe karena disaksikan oleh murid dari SD. Respon positif pun disampaikan oleh Sr. Theodora selaku ketua Yayasan Santo Dominikus Cimahi, beliau menuturkan “Acaranya keren dalam memperkenalkan budaya, keberagam dan keindahan kepada anak” selanjutnya beliau menyatakan “Anak-anak terlihat menikmati kegiatan karnaval dan hal tersebut adalah sesuatu yang hebat dimana sekolah sudah bisa memperkenalkan keberagaman & anak-anak dapat menerima keberagaman tersebut. Kegiatan ini bisa di apresiasi & tetap dilanjutkan programnya untuk acara selanjutnya.” Peragaan busana daerah ini tidak hanya berhasil menjadi hiburan yang meriah, tetapi juga sukses menjadi media edukasi yang efektif dimana murid diajak mengalami secara nyata bahwa dirinya merupakan bagian dari budaya serta dapat merasakan kebanggaan dan menumbuhkan rasa saling menghargai perbedaan yang ada.

Karnaval ini bukan tentang siapa yang paling cantik dan ganteng, tapi disetiap langkah kecil murid terdapat pembelajaran, keceriaan dan kesadaraan akan dirinya. Walaupun pakaian kita berbeda namun kita dapat berjalan bersama, satu barisan. Itulah Indonesia.

Kesuksesan kegiatan ini tidak akan tercapai tanpa dukungan dan bantuan para orangtua murid, sponsor dan civitas Yayasan Santo Dominikus Cimahi. Terima kasih telah menjadi bagian dari sejarah hari ini, terima kasih untuk setiap senyuman, kehangatan dan dukungan yang diberikan. See you at the next event. God Bless You.